Rabu, 26 Oktober 2016

3 Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Dicari Perusahaan

Programmer adalah salah satu posisi yang sedang nge trend saat ini. Posisi ini banyak dicari perusahaan karena mereka mampu menciptakan sistem atau aplikasi yang membuat pekerjaan lebih mudah. Bahkan programmer merupakan posisi penting di kalangan startup saat ini.



Setelah mengumpulkan data dari berbagai sumber, ada 3 bahasa programming yang sering dicari oleh perusahaan. Komparasi ini adalah data dari US, namun kami juga membandingkan dengan kondisi professional developer lokal yang ternyata tidak jauh berbeda.

Pekerjaan programmer di US tumbuh 31% 2007-2012 - hampir 3x lebih cepat dari lowongan pekerjaan secara keseluruhan. Biro Statistik Tenaga Kerja AS memperkirakan pekerjaan pengembang software untuk terus tumbuh pada 22% dari tahun 2012 ~ 2022, dengan membayar rata-rata $ 95.510 untuk pengembang aplikasi perangkat lunak sebagai Mei 2014.

Dengan tingginya permintaan ini, tentu perusahaan memiliki kriteria bahasa pemrograman tersendiri. Berikut 3 bahasa pemrograman yang sering dicari oleh perusahaan:

1. Javascript


JavaScript adalah bahasa terutama client-side scripting language digunakan untuk pembangunan front-end. JavaScript kompatibel di semua browser dan digunakan untuk membuat aplikasi web interaktif, seringkali melalui perpustakaan seperti jQuery dan front-end kerangka kerja seperti AngularJS, Ember.js, React, dan banyak lagi.

2. Ruby

Dikembangkan untuk membuat developer yang produktif, Ruby dibuat populer oleh Ruby on Rails , full-stack web framework. Dioptimalkan untuk pemrograman yang lebih baik. Ruby on Rails adalah web framework open source yang dioptimalkan untuk kesenangan programmer dan menopang produktivitas. Siapa dibalik kesuksesan Ruby on Rails? Ruby on Rails telah dikembangkan pada tahun 2003 oleh David Heinemeier Hannson dan sejak saat itu diperluas oleh Rails Core Team dan lebih dari 3700 kontributor.

3. Phyton

Python merupakan bahasa lain sangat dianjurkan untuk pemula, dan merupakan bahasa pengantar paling populer. Developer telah menggunakan Python untuk membangun aplikasi desktop dan aplikasi web yang sama, dan memiliki alat-alat besar untuk data mining. Selain itu, Python sangat populer dengan masyarakat akademik untuk komputasi ilmiah, analisis data, dan bioinformatika. 


Dari ulasan diatas, untuk menjadi developer profesional cukup membutuhkan jam terbang tinggi, serta kecakapan dalam melakukan eksekusi. Memperhatikan banyak hal dalam segala sisi, dan lihai dalam memperhatikan perkembangan kebutuhan fitur aplikasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar